Senin, 07 Mei 2012



Manfaat Daun Sukun

Sukun telah bertahun-tahun dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai panganan baik makanan ringan ataupun makanan pokok. Buah sukun seringkali diolah sebagai gorengan, direbus, dijadikan keripik, ataupun diolah menjadi tepung untuk dijadikan mi atau roti. Namun, banyak yang belum mengetahui manfaat sukun / khasiat sukun bagi kesehatan, terutama daun sukun. Ternyata, daun sukun memiliki khasiat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit kardiovaskular atau lebih dikenal dengan penyakit jantung. Sebelumnya, penggunaan daun sukun sebagai obat lebih banyak diterapkan secara tradisional untuk mengobati liver, jantung, ginjal, limfa, gatal-gatal, sakit gigi, dan radang atau inflamasi. Penggunaan daun sukun sebagai obat tradisional adalah dengan merebus daun yang sudah tua dan berwarna kekuningan untuk kemudian diminum airnya.  

Teh Daun Sukun

Penelitian lebih lanjut ternyata menemukan bahwa teh daun sukun sangat baik untuk kesehatan jantung dan  menjaga kualitas pembuluh darah. Di dalam daun sukun terkandung senyawa flavonoid yang bersifat khas dan juga kandungan Beta-sitoserol. Ekstrak daun sukun mampu merawat pembuluh darah, terutama pembuluh darah jantung atau aorta dengan menghambat terjadinya penumpukan lemak pada dinding aorta. Dengan kemampuan ini, khasiat daun sukun dapat menjaga kesehatan secara signifikan, sebab aorta berperan penting untuk mendistribusikan darah dari jantung ke seluruh tubuh. Pada orang-orang berusia lanjut, atau 40 tahun ke atas, resiko penyakit jantung bertambah besar, terutama akibat pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Seperti kita ketahui, banyak orang-orang berusia lanjut yang terkena penyakit jantung berkaitan dengan tingginya kadar kolesterol dalam darah. Hal ini menyebabkan dinding pembuluh darah menebal dan menghambat aliran darah ke seluruh tubuh yang berdampak pada proses metabolisme dan fungsi organ vital lainnya. Daun sukun dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut, sebab ekstrak daun sukun secara signifikan memiliki kemampuan untuk menurunkan kolesterol dalam darah. Flavonoid dan Beta Sitoserol dalam daun sukun juga mampu mencegah pengentalan berlebihan pada darah serta mencegah penggumpalan trombosit. Pada orang dengan poblem kolesterol, aliran darah dalam tubuh terganggu tidak hanya dari jantung ke seluruh tubuh, melainkan juga aliran darah pada jantung itu sendiri. Daun sukun berkhasiat menjaga jantung dari masalah tersebut.
Pada orang-orang berusia lanjut yang beresiko terkena penyakit jantung akibat kolesterol, pengobatan terhadap suatu penyakit, seperti jantung, dapat memicu komplikasi dengan fungsi organ vital lainnya seperti ginjal dan hati. Pengobatan ini memicu hati untuk bekerja lebih keras untuk memisahkan toksin yang terdapat dalam obat serta mendistribusikan khasiat obat ke dalam tubuh. Resiko ini dapat ditemui pada pasien dengan pengobatan penyakit menahun. Keistimewaan daun sukun adalah, khasiatnya yang mampu merawat dan melindungi fungsi jantung dan pembuluh darah tanpa disertai dengan efek samping yang dapat mengganggu kinerja hati, ginjal, dan jantung itu sendiri. Daun sukun berkhasiat melindungi jantung tanpa mengganggu profil darah maupun kemampuan hati untuk menyaring racun dan mengeluarkannya dari tubuh. Begitu pula dengan fungsi ginjal, daun sukun menunjukkan khasiatnya tanpa mengganggu kinerja ginjal untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan oleh tubuh.
Dengan khasiatnya yang tinggi, pembudidayaan sukun sangat bermanfaat, terlebih bagi kita yang hidup di daerah tropis. Sukun merupakan tanaman yang tumbuh di daerah tropis, dan tersebar di Hawai, Vietnam, Thailand, Indonesia, dan Kamboja. Tidak hanya sebagai sumber obat baru, sukun sebenarnya telah banyak digunakan sebagai bahan makanan pokok di negara-negara tempat tanaman ini tumbuh. Kandungan lain yang bisa ditemukan dari buah sukun antara lain serat, zat besi, fosfor, natrium, kalsium, lemak dengan konsentrasi rendah, karbohidrat, vitamin C, protein, niasin, thiamin, natrium, roboflavin dan kalsium. Kandungan gizi ini membuat buah sukun layak menjadi bahan makanan pokok baru yang rendah kalori. Tidak hanya itu, batang dan akar sukun juga bermanfaat sebagai obat, antara lain untuk pengobatan darah tinggi dan liver, namun penggunannya masih terbatas dalam skala tradisional. Bagian dari sukun juga berfungsi sebagai anti nyamuk yaitu bunga jantannya yang telah kering. Dengan berbagai macam manfaat yang terdapat dalam sukun mulai dari daun, buah, hingga akar, batang dan bunganya, pembudidayaan sukun sangat bermanfaat sebagai sumber bahan pangan alternatif sekaligus sumber obat baru dengan kualitas lebih baik untuk kesehatan.

 
Teh Ostea+

Kini Anda bisa mendapatkan teh daun sukun dengan mudah, produk teh Ostea+ dari PT Mahkotadewa Indonesia merupakan pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati khasiat daun sukun yang dikombinasikan dengan herbal Indonesia pilihan.


Teh OSTEA+ merupakan produk teh herbal terbaru dari PT. Mahkotadewa Indonesia. Teh seduh yang komposisi utamanya terbuat dari daun sukun, dimana menurut penelitian daun sukun sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, ginjal, dan hati. Selain itu daun sukun juga diketahui mampu menurunkan kolesterol dan asam urat.
Khasiat :
Sangat baik untuk menjaga kesehatan tulang, jantung, ginjal, dan hati, serta dapat menurunkan kolesterol dan asam urat.
Komposisi/Composition:
  • Artocarpus Altilis 50%
  • Camelia Sinensis 25%
  • Angelica Keiskei 15%
  • Other Herbs 10%
Isi : 20 kantong @2 gr
P-IRT No. 610317525003
Harga : Rp35000
Share
Teh Daun Sirsak Siapa yang tidak kenal sirsak? Buahnya yang berwarna putih, lembut dan manis sangat lezat di lidah, baik untuk dimakan langsung ataupun diminum dalam bentuk jus. Sirsak adalah buah dan tanaman yang berasal dari daerah Amerika Latin dan daerah tropis sub Sahara Afrika, namun kini tanaman ini juga umum ditemukan di daerah tropis seperti Indonesia. Menikmati buahnya yang lezat, anda tentu akan lebih tertarik untuk menemukan khasiat lain dari sirsak. Daun sirsak yang berbentuk menyirip sebenarnya telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan diare, liver, rematik, ambeien, bisul, sakit pinggang, eksim, dan sakit pada saluran urin melalui ekstrak hasil rebusan daun. Berdasarkan hasil penelitian, daun sirsak juga bermanfaat untuk pengobatan kanker. Cara tradisional untuk mendapatkan khasiat dari daun sirsak ini adalah dengan merebus 10 helai daun sirsak tua yang telah berwarna hijau tua dengan kurang lebih tiga gelas air. Rebus hingga tinggal tersisa kira-kira satu gelas air, dan kemudian air rebusan tersebut diminum dua kali sehari. Manfaat Teh Daun Sirsak Efek yang ditimbulkan dari air rebusan daun sirsak adalah rasa hangat di perut dan memicu pengeluaran keringat. Dalam dua minggu penggunaan, penderita kanker dapat memeriksakan diri ke dokter untuk mengecek pertumbuhan sel kanker, dan bagi para pasien yang telah mencoba, daun sirsak bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Hasil yang lebih signifikan terlihat setelah 3-4 minggu penggunaan. Keistimewaan ekstrak daun sirsak adalah efeknya yang bekerja hanya pada sel-sel yang tumbuh abnormal dalam tubuh. Namun, ekstrak daun sirsak tidak mengganggu pertumbuhan sel-sel normal dalam tubuh. Kemampuan ini disebabkan oleh senyawa aktif Acetogenins yang terdapat dalam ekstrak daun sirsak. Senyawa ini berfungsi mengontrol pembelahan sel kanker dengan menghambat aliran energi pada proses pembelahan sel tersebut. Pembelahan sel kanker yang berjalan beberaaa puluh kali lebih cepat dari sel normal membutuhkan energi yang besar. Dengan hambatan pada aliran energi yang dilakukan oleh Acetogenins, proses pembelahan sel kanker dapat dihambat secara berkala. Jika dibandingkan dengan kemoterapi, efek ini jauh lebih menguntungkan, sebab kemoterapi membunuh baik sel abnormal maupun normal dalam tubuh. Efek samping yang ditunjukkan oleh ekstrak daun sirsak pun minimal, dan tidak menunjukkan efek yang ditimbulkan kemoterapi seperti rasa mual dan rambut rontok. Daun sirsak juga memiliki fungsi menjaga sistem imun dan mencegah infeksi. Beberapa pengalaman pasien menunjukkan bahwa ekstrak daun sirsak bermanfaat untuk menyembuhkan kanker serviks, payudara, pankreas, prostat, kolon, dan paru-paru. Sebagai tindak lanjut penemuan khasiat daun sirsak untuk kesehatan, beberapa perusahaan memprduksi ekstrak daun sirsak dalam bentuk kapsul. Namun, jika anda menginginkan efek yang lebih alami, maka cara tradisional dengan merebus daun tetap dapat digunakan. Hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan daun sirsak sebagai pengobatan kanker adalah statusnya sebagai obat herbal. Pengobatan kanker menggunakan obat paten dan kemoterapi. Untuk itu, penggunaan obat herbal haruslah memiliki fungsi sinergis dengan obat kimia yang digunakan untuk mencegah efek samping yang tidak diinginkan. Anda yang ingin merasakan khasiat / manfaat teh daun sirsak yang juga berfungsi sebagai detox / mengeluarkan racun dari dalam tubuh dapat mengkonsumsi teh daun sirsak produksi PT Mahkotadewa Indonesia yaitu TEH SIRSAKTI 

Teh SirSakti

Teh SirSakti

Teh Daun Sirsak / Teh Celup Daun Sirsak


Daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker dari pada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Hal ini telah diteliti di laboratorium Health Sciences Institute Amerika Serikat dibawah pengawasan The National Cancer Institute, Amerika Serikat. Teh SirSakti merupakan teh celup daun sirsak / teh daun sirsak yang telah diramu dan dikombinasikan dengan herbal Indonesia pilihan.
Khasiat produk :
Dapat membunuh aneka jenis kanker, tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat.
Komposisi :
  • Annona Muricata 50%
  • Camelia Sinensis 20%
  • Centella Asiatica 5%
  • Angelica Keiskei 10%
  • Other Herbs 15%
 isi : 20 kantong @2gr
P-irt : 310317502003
Harga : Rp35000

Cegah Asam Urat Sejak Dini

Teh SirSakti

Penyakit Asam Urat

Ketika menginjak umur 40-an, seringkali kita dianjurkan untuk lebih menjaga pola makan, terutama untuk menghindari penyakit-penyakit yang seringkali terdeteksi di awal umur 40-an ke atas seperti diabetes, asam urat, ginjal, dan penyakit lainnya yang berkaitan dengan jantung. Salah satu dari penyakit yang sering menyerang di usia 40-an adalah penyakit asam urat . Jika dibiarkan, penyakit ini bisa memicu radang sendi, gout, atau ke level yang lebih parah seperti batu ginjal ataupun gagal ginjal. Sebelum mengetahui cara menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, mari kita ketahui, apa itu asam urat.   

Penyebab Asam Urat

Asam urat adalah sisa hasil reaksi kimia zat bernama purin yang terjadi dalam proses metabolisme tubuh. Purin sendiri salah satu zat penting yang mendukung proses metabolisme, terutama untuk menghasilkan energi dan protein yang cukup untuk beraktivitas. Asam urat diproduksi lewat aliran darah, dan dalam jumlah standar bermanfaat sebagai antioksidan untuk merawat jaringan pembuluh darah. Asam urat yang diproduksi dalam tubuh kemudian diekskresi oleh ginjal melalui urin. Dalam berbagai kasus tingginya kadar asam urat, hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal mengontrol kadar asam urat dalam tubuh dalam batas normal dan menyebabkan terjadi kelebihan asam urat yang tidak mampu diekskresi sebagaimana mestinya. Akibatnya, kelebihan asam urat tertinggal dan tersirkulasi dalam darah. Kemungkinannya ada dua, ginjal yang tidak mampu berfungi sebagaimana mestinya untuk mengontrol dan mengekskresi asam urat dalam tubuh, atau, terjadi kelebihan produksi asam urat akibat terlalu banyak konsumsi purin dalam tubuh yang tidak mampu dikontrol bahkan oleh ginjal yang sehat. Selanjutnya, penumpukan asam urat dalam tubuh yang dibiarkan akan mengkristal dan menyebabkan peradangan pada sendi, tendon, ataupun jaringan tertentu ( penyebab asam urat ) . Inilah yang kemudian disebut sebagai gejala gout. Semakin tinggi kadar asam urat dalam darah, semakin besar kemungkinan seseorang terkena gout.
Nah, setelah mengetahui penyebab asam urat, mari temukan pencegahannya..

Pantangan Asam Urat

Pantangan Asam Urat adalah makanan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti daging, otak, hati, ginjal, bagian ‘jeroan’ binatang (sapi, ayam, kambing), sarden, makerel, herring, kerang, teri, kaldu daging, dan alkohol seperti bir. Purin dalam skala sedang terkandung dalam bayam, kacang polong, gandum, jamur, dan kembang kol. Jika anda sedang dalam masa pengobatan gout, hindari makanan di atas, atau jenis seafood dan daging-dagingan. Untuk pencegahan, kurangi memakan makanan tersebut secara berkala. 
Jaga Berat Badan
Tidak hanya untuk mencegah penyakit asam urat, menjaga berat badan juga penting untuk mencegah berbagai penyakit lainnya seperti kolesterol dan diabetes, serta bermanfaat untuk mendukung penampilan anda. Kelebihan berat badan, terutama karena pola makan yang tak teratur dapat memicu asam urat. Program penurunan berat badan sebaiknya dilakukan secara berkala dengan asupan nutrisi seimbang, sebab penurunan berat badan secara drastis dalam waktu singkat juga dapat memicu asam urat dan gout.

Mencegah Asam Urat

Asupan air yang dianjurkan untuk tubuh adalah 8 gelas atau 1,5 sampai dua liter per hari. Namun, kadar ini juga harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh, aktivitas, serta suhu udara harian untuk memberikan hidrasi optimal. Perbanyak minum air putih dibandingkan air berwarna (sirup, minuman bersoda), sebab minuman tersebut mengandung kadar gula tinggi. Cairan yang mengandung kadar gula dan kafein rendah mampu melarutkan dan membersihkan aliran darah dari asam urat dan diekskresi keluar tubuh melalui urin.

Sayuran Untuk Penderita Asam Urat

Buah-buahan yang mengandung vitamin C dan E sangat dianjurkan, seperti strawberi, tomat, ceri, dan blueberry. Pisang dan apel juga dianjurkan. Sayuran untuk penderita asam urat yaitu : seledri, parsley, dan kol . Hindari kembang kol, kangkung, asparagus dan jamur, karena ketiga sayuran ini kaya akan purin. Produk olahan susu seperti susu rendah lemak, yogurt dan keju juga bermanfaat untuk menurunkan kadar asam urat.
Terakhir, hindari konsumsi alkohol, sebab alkohol, terutama bir dan wine kaya akan purin dan alkohol mencegah asam urat untuk diekskresi oleh ginjal. Jaga pola makan dengan asupan gizi seimbang serta terapkan pola hidup sehat. Jika anda sedang dalam pengobatan asam urat atau gout, ikuti petunjuk dokter tentang obat dan pola makan yang dianjurkan.

Asam Urat dan Pengobatannya/ Mengobati Asam Urat

Penyakit Asam Urat dapat diatasi dengan herbal asam urat seperti daun sirsak dan daun sukun. Sukun serta Sirsak dan asam urat adalah kata kunci dari asam urat dan pengobatannya. Teh daun sirsak dan teh daun sukun dapat diandalkan untuk mengobati asam urat secara aman. PT Mahkotadewa Indonesia telah mengolah sebuah produk teh campuran dari daun sirsak dan beberapa herbal pilihan , nama produk teh tersebut adalah Teh SirSakti, sedangkan teh daun sukun dan kombinasi herbal pilihan lain bernama Teh Ostea + .
Berikut pengalaman Bapak Robert menggunakan Teh Ostea+ :

Bapak Robert & Asam Urat